Usability Testing untuk Pengukuran Kebergunaan Web Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali
Keywords:
Usability Testing, Website Dinas Pertanian, Model Nielsen, Kebergunaan Sistem, Provinsi BaliAbstract
Website instansi pemerintah menjadi saluran utama pelayanan informasi dan interaksi masyarakat, sehingga kualitas interaksinya sangat menentukan efektivitas pelayanan publik. Faktor kegunaan merupakan elemen kunci yang menentukan keberhasilan sistem, penerimaan pengguna, dan manfaat jangka panjang bagi organisasi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Usability Testing dengan model evaluasi Nielsen yang mencakup lima indikator utama: Learnability, Efficiency, Memorability, Errors, dan Satisfaction. Populasi penelitian mencakup 112 pegawai, dengan sampel sebanyak 53 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner daring menggunakan Skala Likert. Sebelum analisis deskriptif, dilakukan uji validitas dan reliabilitas menggunakan aplikasi SPSS untuk memastikan kualitas instrumen data. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata tiap variabel sebagai berikut: Learnability sebesar 4,49 (Sangat Baik), Efficiency sebesar 4,03 (Sangat Baik), Memorability sebesar 4,52 (Sangat Baik), Errors sebesar 3,99 (Cukup Baik), dan Satisfaction sebesar 3,93 (Cukup Baik). Secara keseluruhan, nilai rata-rata total mencapai 4,12, yang mengklasifikasikan website Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali dalam kategori Sangat Baik. Meskipun demikian, aspek kepuasan pengguna (satisfaction) menjadi nilai terendah, sehingga disarankan adanya peningkatan desain antarmuka dan kenyamanan tata letak untuk pengembangan sistem di masa depan.