Implementasi Sistem Penjualan Lukisan Pada Galeri Sawelas Nusantara

Authors

  • Ammar Barry Huwaidy Arya Rukmana Institut Teknologi Dan Bisnis STIKOM BALI
  • Ricky Aurelius Nurtanto Diaz Institut Teknologi Dan Bisnis STIKOM BALI
  • I Gusti Ngurah Ady Kusuma Institut Teknologi Dan Bisnis STIKOM BALI

Keywords:

Sistem Penjualan, Waterfall, Framework Laravel, PHP Native, Keamanan Sistem

Abstract

Penjualan lukisan yang masih bergantung pada galeri fisik memiliki keterbatasan dalam menjangkau pasar yang lebih luas serta menyulitkan pembeli dalam mengakses informasi karya seni secara berkelanjutan. Permasalahan tersebut dialami oleh Galeri Sawelas Nusantara yang berlokasi di kawasan Bali Collection ITDC Nusa Dua Bali, sehingga diperlukan penerapan sistem penjualan berbasis teknologi informasi. Studi ini memiliki tujuan agar dapat melakukan implementasi terhadap sistem penjualan lukisan berbasis web serta menjelaskan proses perancangan dan pembangunan sistem menggunakan framework Laravel. Sistem dirancang sebagai galeri virtual yang memungkinkan pembeli untuk menjelajahi, memilih, dan membeli lukisan secara daring, serta mempermudah admin dalam mengelola data lukisan, pesanan, dan laporan penjualan. Framework Laravel digunakan karena menyediakan struktur kode yang terorganisir, mengurangi pengulangan fungsi, serta mendukung fitur autentikasi dan keamanan akses halaman pribadi dibandingkan dengan PHP Native yang bersifat manual. Metode pengembangan sistem yang dipakai ialah metode waterfall yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, sertta pengujian. Temuan studi memperlihatkan bahwasanya sistem yang dibangun dapat memberikan peningkatan terhadap efektivitas penjualan, efisiensi pengelolaan data, serta keamanan akses sistem.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

[1]
Ammar Barry Huwaidy Arya Rukmana, Ricky Aurelius Nurtanto Diaz, and I Gusti Ngurah Ady Kusuma, “Implementasi Sistem Penjualan Lukisan Pada Galeri Sawelas Nusantara”, SPINTER, vol. 2, no. 2, pp. 277–282, Mar. 2026.