Perancangan Aplikasi Mobile Interaktif Pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode MDLC pada Anak Usia Sekolah Dasar

Authors

  • Riyadh Adam Institut Teknologi Dan Bisnis STIKOM BALI
  • Dedy Panji Agustino Institut Teknologi Dan Bisnis STIKOM BALI
  • Edwar Institut Teknologi Dan Bisnis STIKOM BALI

Keywords:

Pembelajaran Al-Qur'an, Metode Wafa, MDLC, anak usia sekolah dasar, Android

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an pada anak usia sekolah dasar memerlukan metode yang sistematis, menarik, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi mobile interaktif pembelajaran Al-Qur’an berbasis metode Wafa yang ditujukan bagi anak usia 9–12 tahun. Metode Wafa dipilih karena mengintegrasikan pendekatan multisensorik yang melibatkan visual, audio, dan gerakan, sehingga mampu meningkatkan pemahaman dan ketepatan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid. Metode pengembangan yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahap konsep, perancangan, pengumpulan bahan, pembuatan, pengujian, dan distribusi. Aplikasi dikembangkan berbasis sistem operasi Android dan dirancang agar dapat digunakan secara offline dengan bahasa pengantar Bahasa Indonesia. Fitur utama aplikasi mencakup pembelajaran huruf Hijaiyah, tajwid, dan surat pilihan juz 30 yang dilengkapi dengan elemen audio serta visual interaktif. Hasil perancangan menunjukkan bahwa aplikasi mampu menyediakan media pembelajaran yang mudah digunakan dan sesuai dengan kebutuhan anak usia sekolah dasar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran Al-Qur’an berbasis digital serta memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi pendidikan agama.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

[1]
Riyadh Adam, Dedy Panji Agustino, and Edwar, “Perancangan Aplikasi Mobile Interaktif Pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode MDLC pada Anak Usia Sekolah Dasar”, SPINTER, vol. 2, no. 2, pp. 97–102, Mar. 2026.