Reverse Engineering Protokol DVR Legacy Berbasis LLM
Keywords:
reverse engineering, non invasif, DVR legacy, Large Language Model, statistic analysisAbstract
Pertumbuhan penggunaan perangkat Digital Video Recorder (DVR) legacy berbasis Internet of Things tidak diimbangi dengan ketersediaan dokumentasi teknis dan dukungan interoperabilitas jangka panjang. Sebagian besar perangkat tersebut masih menggunakan protokol komunikasi proprietary yang hanya dapat diakses melalui aplikasi klien resmi. Kondisi ini menyebabkan ketergantungan vendor, keterbatasan integrasi sistem, serta meningkatnya risiko technological obsolescence. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi protokol komunikasi DVR proprietary legacy menggunakan pendekatan non-invasif berbasis analisis statis aplikasi Android klien resmi yang diperkuat dengan asistensi Large Language Model. Analisis dilakukan terhadap berkas Android Package Kit melalui proses dekompilasi untuk mengidentifikasi struktur paket, mekanisme autentikasi, manajemen sesi, serta format streaming video tanpa melibatkan analisis firmware maupun sniffing jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa protokol menggunakan komunikasi berbasis TCP dengan struktur paket biner tetap dan payload modular Type–Length–Value, serta mentransmisikan data video dalam format raw H.264 tanpa protokol streaming standar. Spesifikasi protokol yang direkonstruksi kemudian divalidasi melalui implementasi klien independen berbasis Python yang berhasil melakukan autentikasi dan menerima streaming video secara berkelanjutan. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan non-invasif berbasis analisis statis dan penalaran berbantuan Large Language Model mampu menghasilkan rekonstruksi protokol yang fungsional dan dapat direproduksi untuk mendukung interoperabilitas lintas platform.